Cerita di Dunia Fantasi

Posted: January 15, 2014 in Uncategorized

Cerita ku di dunia fantasi
“Keliling dunia dalam satu hari” kira-kira begitulah pesan yang ingin disampaikan kepada pengunjung saat menjelajahi seluruh wahana yang ada di Dunia Fantasi, Ancol Taman Impian. Karena memang Dunia Fantasi atau yang kerap disebut Dufan memiliki beberapa kawasan berbeda yang diberi nama sesuai dengan benua-benua besar di dunia.
Sebut saja kawasan Eropa, kawasan Amerika dan kawasan Asia. Meski tidak seluruh kawasan yang ada mewakili keseluruhan benua besar di dunia. Wahana permainan yang ada juga mewakilkan masing-masing kawasan yang diusung. Termasuk hiasan-hiasan yang ada di sekeliling kawasan tersebut.

Puluhan wahana permainan yang ditawarkan Dufan beragam jenisnya. Mulai dari yang sifatnya hanya untuk bersenang-senang hingga yang memacu adrenalin sangat tinggi sehingga begitu mejajalnya tubuh terasa seperti melayang.

Sepertinya untuk dapat menikmati seluruh wahana permainan yang ada di Dufan tak cukup hanya dengan waktu satu hari. Lagi pula seluruh wahana di Dufan seperti memiliki efek “candu”. Karena meskipun telah pernah menjajal wahana tersebut sebelumnya dijamin akan ketagihan ingin menjajalnya kembali.

Turangga-rangga. Mungkin permainan ini lebih dikenal dengan komidi putar. Turangga rangga merupakan salah satu simbol wahana permainan yang ada di Dufan. Nikmati saja berputar-putar di atas kuda atau bangku-bangku di bawah terpaan sinar lampu-lampu warna-warni. Sambil sesekali berleha-leha di atasnya karena memang wahana ini dirancang untuk bersantai.

Bianglala. Bisa dikatakan Bianglala bukan hanya permainan yang menjadi maskot Dufan tetapi juga maskot Ancol. Sebuah kincir besar yang membawa kita ke ketinggian puluhan kaki dari atas tanah seperti melayang di udara. Saat berada di titik paling atas, pemandangan laut Jawa dan bagian utara Kota Jakarta sangat cantik. Belum lagi ditambah terpaan angin laut yang membawa wangi khas tersendiri. Namun jika Anda phobia dengan ketinggian, disarankan untuk tidak mencoba wahanan ini.

Gajah Bledug. Wahana Gajah Bledug juga bisa dikatakan wahana tidak ekstrim. Layaknya komidi putar karena saat naik wahana ini hanya diajak berputar-putar saja. Bedanya, yang ditumpangi berbentuk gajah.

Kora-kora. Wahana permainan ini disebut juga dengan perahu ayun. Berupa perahu besar yang berayun ke depan dan ke belakang cukup kencang. Permainan ini bisa dikategorikan sebagai salah satu wahana ekstrem. Sebagian besar pengunjung yang mencoba wahana ini pun pasti berteriak. Bukan hanya karena takut, tetapi rasanya kurang “afdol” kalau tidak diiringi teriakan.

Hysteria. Ini tergolong salah satu wahana ekstrem baru yang ada di Dufan. Dengan memiliki dua menara dan tempat duduk mengitari seluruh sisi menara tersebut. Menjajal Hysteria, seolah dilempar ke atas dalam waktu satu persekian detik, kemudian dilempar ke bawah dengan cepat. Hal ini pun dilakukan berulang-ulang. Maka tak jarang pengunjung tak berani menjajal wahana ini kecuali mereka yang benar-benar menyukai tantangan.

Kicir-kicir. Disebut juga sebagai Power Surge, wahana ini membawa pengunjung berputar 360 derajat, melintir, sambil meluncur. Bila ingin mencoba wahana ini haruslah memiliki ketahanan tubuh yang kuat. Karena bisa saja sesudahnya justru akan terasa pusing.

Tornado. Pernah merasakan duduk dengan posisi terbalik? Itulah yang dirasakan saat mencoba wahana ini. Ya, penumpang yang duduk berjajar secara membelakangi dijungkir-balikkan di udara, begitu pun saat turun Tornado juga digolongkan sebagai wahana terekstrem yang ada di Dufan.

Tornado. (Kompas Images/Vitalis Yogi Trisna)

Perlu mental yang cukup kuat jika ingin menjajal wahana ini. Meski demikian tetap saja wahana ini sangat diminati pengunjung yang datang. Terutama saat liburan, pengunjung bisa antre panjang untuk bisa mencobanya.

Istana Boneka. Boneka-boneka cantik dan lucu-lucu dari seluruh duni ditampilkan di Istana Boneka. Untuk bisa menjelajahi istana disediakan perahu air yang mengantar. Wahana Istana Boneka bersifat permainan santai dan memanjakan pengunjung. Apalagi jika ke Dufan mengajak anak kecil, Istana Boneka menjadi wahana yang wajib dikunjungi.

Happy Feet. Wahana yang baru diresmikan awal tahun 2012 lalu adalah wahana teater simulator yang menampilkan film animasi Happy Feet. Film yang diputar bercerita tentang komunitas penguin di Antartika. Lewat sinematografi animasi komputer serta guncangan simulator, tayangan memberikan sensasi petualangan seru dan menarik.

Pontang-pontang. Siap-siap berpegangan erat jika menjajal wahana ini karena ia akan menghempaskan tubuh Anda ke kanan dan ke kiri dengan kencang.

Ontang-Anting. Seolah kursi terbang di udara. Meski membawa ke ketinggian, dan diputar-putar di udara, wahana ini tidak tergolong wahana ekstrem. Saat wahana bergerak berputar di udara, sering kali terdengar suara “ting ting ting ting” dari pengunjung yang sedang naik wahana tersebut. Mereka sengaja memukulkan besi sabuk pengaman yang melintang pada bangku untuk menimbulkan bunyi.

Ontang-anting. (Kompas Images/Vitalis Yogi Trisna)

Halilintar. Satu lagi salah satu wahana ekstrem tetapi selalu membuat orang ketagihan untuk mencoba lagi dan lagi. Sesungguhnya halilintar hanyalah berupa kereta biasa. Yang membuatnya memacu jantung saat menjajal adalah rel yang dilewati. Ada rel dengan bentuk bulat sehingga saat melintas diantaranya seolah merasa terbalik, ada juga rel dengan turunan atau tanjakan yang cukup tinggi, bahkan ada juga yang menukik.

Arung Jeram. Sangat mudah untuk bisa menjajal arung jeram. Kuncinya adalah siap basah. Saat bermain arung jeram berupa perahu berbentuk bulat yang bisa diisi oleh beberapa orang. Lalu kita akan diajak mengitari kawasan wahana yang berbentuk seolah berada di sungai.

Rajawali. Rajawali seperti burung terbang yang berputar-putar di ketinggian. Sebenarnya konsep rajawali hampir sama dengan gajah bledug ataupun ontang-anting. Namun bedanya rajawali lebih tinggi dan bentuk wahana seperti burung rajawali.

Perang Bintang. Pengunjung seperti mengarungi lorong-lorong yang didesain seolah berada di luar angkasa. Untuk itu, disediakan kendaraan berbentuk bulat semacam piring terbang. Selain itu, tak ketinggalan melengkapi perlengkapan luar angkasa, juga ada persenjataan laser.

Rumah Jail. Hati-hati saat memasuki rumah jail atau yang disebut juga rumah kaca. Karena kalau salah, Anda bisa saja menabrak kaca yang mengelilingi isi rumah. Begitu masuk rumah, Dang! yang ada hanyalah diri Anda yang memantul di setiap kaca di seluruh bagian rumah. Ternyata, para pengunjung yang sering datang ke Dufan dan menjajal rumah kaca, mereka mempunyai trik khusus untuk dapat dengan cepat keluar dari rumah jail tanpa harus terbentur kaca.

Rumah Miring. Meski namanya rumah miring, bukan berarti bangunan luar rumah ini akan terlihat miring. Kemiringan didapat saat menapaki lantai dalam rumah. Bahkan saat melewati ruangan-ruangan yang ada di dalam rumah, benda-benda yang terpasang hampir semua terlihat miring.

Niagara. Sama seperti saat bermain arung jeram, permainan niagara juga “mengandung” air. Niagara merupakan salah satu wahana favorit pengunjung. Bisa dilihat dari jumlah antrian yang selalu penuh apalagi saat hari libur. Pengunjung diajak meluncur ke dalam kubangan air dengan perahu dari ketinggian beberapa meter. Wuzz, begitu perahu meluncur ke kubangan air tersebut membuat pengunjung yanga ada di dalam perahu terciprat air, justru disitulah letak keseruannya.

Kalila & Paddle Pop. Wahana ini baru diluncurkan sekitar pertengahan 2012. Berisi tentang pertunjukan 4 dimensi petualangan yang dilakukan oleh Paddle Pop yang juga menjadi simbol salah satu produk es krim.

Poci-poci. Wahana poci-poci berbentuk seperti berada di meja makan raksasa. Ya, di sana ada gelas yang berukuran besar-besar yang dapat menampung beberapa orang. Di tengahnya, ada juga poci atau teko raksasa yang melengkapi gelas besar.

Poci-poci. (Kompas Images/Vitalis Yogi Trisna)

Alap-alap. Alap-alap berbentuk seperti halilintar namun berukuran mini, termasuk pada rel lintasan. Hal lain yang membedakan adalah jika halilintar hanya berputar 1 kali, alap-alap berputar bisa sampai 3 kali.

Treasureland Temple of Fire. Wahana ini merupakan yang teranyar dibanding yang lainnya. Wahana ini menampilkan aksi para stunt man yang menegangkan menceritakan tentang perjalanan seorang arkeolog dalam melakukan pencarian artefak di kuil kuno.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s