MANUSIA DAN CINTA KASIH

Posted: November 23, 2012 in tugas kampus

PENGERTIAN CINTA KASIH

 

 

 

 

 

 

 

 

Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau  (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih  adalah perasaan rasa sayang atau cinta atau menaruh belas kasihan. Arti dari keduanya hampir sama, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Jika digabung cinta kasih  dapat diartikan sebagai perasaan suka (saying) kepada seseorang yang disertai belas kasihan.

Walaupun cinta kasih mengandung arti yang hampir sama namun terdapat  sedikit perbedaan dari makna nya. Cinta lebih mengandung rasa yang mendalam , namun kasih lebih ke luarnya maksud nya bersumber dari cinta yang mendalam maka dari situ lah wujud nyata sebuah kasih. Bisa dibilang “jika kasih maka sudah pasti cinta”.

Disisi kehidupan, cinta merupakan landasan dalam kehidupan pernikahan, pembentukan keluarga pemeliharaan anak, dan mempunyai hubungan erat dengan masyarakat.

Disisi keyakinan (religi) , cinta merupakan pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhan nya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya dan berpegang teguh pada syariat-Nya.

Erich Fromm menyebutkan, dalam bukunya “Seni mencinta”, cinta itu terutama memberi  bukan menerima. Karena  member merupakan ungkapan yang paling tinggi dari kemampuan. Dan yang paling pentting member hal-hal yang sifatnya manusiawi, bukan materi.

Cinta selalu menyatakan Unsur-unsur dasar :

  1. Pengasuhan
  2. Tanggung jawab
  3. Perhatian
  4. Pengenalan

 

Dr. Sarlito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta memiliki 3 unsur yaitu keterikatan, keiintiman, dan kemesraan.

  1. Keterikatan

Perasaan hanya untuk bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi bersama orang lain kecuali dia.

  1. Keintiman

Adanya kebiasaan-kebiasaan dan  tingkah laku yang menunjukkan bahwa anatra anda dan dia tidak ada jarak lagi.  Misal panggilan yang awal nya sekedar nama diganti menjadi sebutan sayang , makan dan minum sepiring dan secangkir berdua sudah tidak risih lagi, pinjam meminjam baju, dan saling terbuka tidak menyimpan rahasia dan lain-lain.

  1. Kemesraan

Adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa rindu dikala jauh atau lama tak bertemu, terlontar ucapan-ucapan mengungkapkan rasa sayang dsb.

 

Ditemui fenomena cinta yang bersembunyi dalam jiwa manusia, cinta memiliki tiga tingkatan : tinggi, menengah, dan rendah. Tingkkatan tersebut diatas berdasarkan firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat 24, yang artinya :

“katakanlah : jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai; adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad dijalan-Nya, maka tunggulah kami sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak member petunjuk kepada orang-orang fasik”.

Cinta tingkat tertinggi             : cinta kepada Allah SWT, Rasulullah dan berjihad di jalan-Nya

Cinta tingkat menengah         : cinta kepada orangtua, anak, saudara. Istri/suami dan kerabat

Cinta tingkat terendah            : cinta yang mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal.

 

 

KASIH SAYANG

Menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadarminta adalah perasaan saying, perasaan cinta, atau perasaan suka kepada seseorang.

Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Maka didalam rumah tangga keluarga bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah saling menumpahkan kasih sayang. Namun kasih sayang dirasakan bukan hanya suami istri, atau anak-anak yang telah dewasa  saja melainkan bayi yang masih merah pun telah dapat merasakan  kasih sayang tersebut dari bapak dan ibu nya. Karena anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih sayang orangtua nya.

 

 

PEMUJAAN

Adalah salah satu manifestasi cintta manusia kepada Tuhan-Nya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan mausia.

Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi, dan situasi. Sholat di rumah, di masjid, sembahyang di pura, dicandi, digereja bahkan dittempat-tempat yang dianggap keramat merupakan perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan atau yang dianggap tuhan.

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s