MANUSIA DAN HARAPAN

Posted: October 15, 2012 in tugas kampus

Secara kharfiah Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai, memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada ALLAH SWT.

Setiap manusia memiliki harapan yang berbeda di dalam menjalani kehidupan nya. Berhubung saya seorang mahasiswa, maka saya akan mengambil contoh : saya berharap mendapat nilai yang bagus di dalam semua mata kuliah yang saya ambil, itu harapan saya dalam jangka waktu pendek.Tetapi masih banyak harapan saya di masa yang akan datang, yaitu sukses. Sukses dunia akhirat, sukses lahir batin, sukses membahagiakan orangtua, sanak saudara,dan keluarga.. juga menjadi anak yang soleha dan berbakti kepada agama, nusa, dan bangsa.

Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

Sejak kita menginjak usia dini kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup… kita akan termotivasi, semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia ini. Akan tetapi kerja keras dan semangat untuk menggapai cita-cita pun belum sempurna jika tidak di iringi dengan usaha dan doa…

Seperti apa sih cita-cita yang baik itu??? yaitu cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak. Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterusnya.

Sumber : http://arickanjass.blogspot.com/2012/06/manusia-dan-harapan.html

http://nak-baliparadise.blogspot.com/2012/06/manusia-dan-harapan.html

http://www.worldfriend.web.id/blog-friend/588-manusia-dan-harapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s